Nama keluarga, atau marga, dalam bahasa Mandarin adalah 姓 , dan hurufnya patut kita cermati: perempuan, 女, di samping “lahir”, 生 ⟶ “lahir dari perempuan”. Marga-marga tertua yang dikenal, 姬 , 姜 , 姚 atau 嬴 , semuanya memuat radikal ini. Orang sering melihat di situ jejak masyarakat yang mewariskan nama lewat garis ibu. Saya tidak seyakin itu: huruf ini pertama-tama mengatakan bahwa nama berasal dari kelahiran, dan para sejarawan pun masih jauh dari sepakat. Nama depan, sementara itu, adalah 名 , dan penjelasan tradisionalnya indah: pada petang hari, 夕, wajah tak lagi bisa dikenali, maka nama harus diucapkan dengan mulut, 口.
Kebiasaan pertama yang perlu dibentuk: dalam bahasa Mandarin, marga selalu di depan. Dalam 李明 , 李 adalah marga, 明 nama depannya, dan karena itulah Mao Zedong memang “Pak Mao”. Di antara rekan kerja atau teman, orang menambahkan 老 “tua” atau 小 “kecil” di depan marga sesuai usia: 老王 untuk yang lebih tua, 小李 untuk yang lebih muda, tanpa maksud menyinggung sedikit pun (terhadap perempuan orang lebih berhati-hati: tak ada yang suka dianggap lebih tua). Untuk menanyakan marga seseorang dengan sopan, dipakai 贵姓 , yang sudah kita lihat di halaman Hidup bermasyarakat, dan orang menjawab dengan rendah hati 免贵姓王, “tidak ada yang mulia, marga saya Wang”. Perhatikan juga bahwa di Tiongkok daratan, perempuan yang menikah tetap memakai marganya sendiri: tak seorang pun menjadi “Nyonya Wang” karena menikah dengan Pak Wang.
Jumlah marga di Tiongkok sedikit, dan ini sungguh menyulitkan siapa pun yang mencoba menghafal nama rekan kerjanya. Menurut laporan resmi tahun 2020, 王, 李, 张, 刘 dan 陈 saja sudah mencakup hampir satu dari tiga orang Tiongkok. Dari sinilah muncul ungkapan 张三李四 , “Zhang yang ketiga, Li yang keempat” ⟶ si Fulan dan si Anu, siapa saja. Buku kecil yang mendaftar marga-marga itu, 百家姓 , berasal dari masa Dinasti Song dan dibuka dengan 赵钱孙李: 赵 berada di urutan pertama karena itulah marga keluarga kaisar. Beberapa marga ditulis dengan dua huruf, yaitu 复姓 : 司马 seperti sejarawan Sima Qian, 诸葛 seperti ahli strategi Zhuge Liang, 欧阳 seperti sastrawan Ouyang Xiu.
Nama depan, sebaliknya, bebas dipilih. Tak ada daftar nama yang ditetapkan: orang tua merangkai nama dari satu atau dua huruf yang mengandung harapan, itulah 寓意 nama tersebut. Sisi lain kebebasan ini adalah 重名 , nama kembar. Dengan tren nama depan satu huruf, sebagian nama lengkap disandang oleh ratusan ribu orang (yang sering disebut adalah 张伟, kalau saya tidak keliru nama paling umum di negeri itu). Dahulu, keluarga besar menetapkan satu huruf generasi, 字辈 , yang dipakai bersama oleh semua sepupu dari generasi yang sama. Orang juga menghindari menulis nama kaisar, itulah 避讳 : konon pada masa Dinasti Tang, 观世音 menjadi 观音 (Dewi Kwan Im) agar tidak memakai huruf 世 dari nama Kaisar 李世民.
Kaum terpelajar zaman dulu punya beberapa nama. 名 diberikan saat lahir; 字 , yang diterima saat dewasa, dipakai dalam pergaulan; 号 dipilih sendiri. Li Bai bernama 李白, 字-nya 太白, dan 号-nya 青莲居士, “pertapa Teratai Biru”. Konfusius, yang bernama 孔丘, 字-nya 仲尼. Memanggil orang yang setara dengan 名-nya dianggap kasar: hanya orang tua, guru, atau yang bersangkutan sendiri yang boleh memakainya. Kini anak-anak punya nama kecil, 小名 , sering berupa kata ulang (豆豆, 乐乐), dan banyak karyawan memakai 英文名 , nama Inggris, di kantor: Jack Ma adalah 马云.
Sebaliknya, orang asing mendapat 中文名 , nama Mandarin, biasanya berdasarkan bunyi nama depannya (itulah yang dilakukan generator Nama Depan Tiongkok kami). Negara-negara menempuh jalan yang sama, tetapi hurufnya dipilih dengan cermat: 美国 berasal dari 美利坚, 英国 dari 英吉利, 德国 dari 德意志, 法国 dari 法兰西. Ini hanya transkripsi yang dipendekkan, tidak lebih. Namun kebetulan berpihak: Prancis menjadi “negeri hukum”, Jerman “negeri kebajikan”, dan Amerika Serikat “negeri yang indah” (dulu juga disebut 花旗国, “negeri berbendera bunga”). Jepang adalah pengecualian, dengan makna sungguhan: 日本 , “asal matahari”.
Hati-hati dengan pertanyaan 你是哪里人 : jika diajukan kepada orang Tiongkok, yang ditanyakan bukan negara, melainkan provinsi atau kota. Jawabannya pun sering mengikuti 籍贯 , daerah asal keluarga pihak ayah, bukan tempat lahir: orang bisa lahir di Beijing dan mengaku berasal dari Shandong. Perbedaan antara orang setempat, 本地人 , dan pendatang dari daerah lain, 外地人 , masih sangat terasa. Di luar Tiongkok, orang membedakan 华侨 , yang tetap berkewarganegaraan Tiongkok, dari 华裔 , keturunan Tionghoa yang menjadi warga negara lain. Adapun 海归 , “pulang dari laut”, adalah orang yang kembali membawa ijazah dari luar negeri, dan kata ini diucapkan sama dengan 海龟, penyu, yang kembali bertelur di pantai tempat ia menetas. Banyak yang akhirnya, seperti kata peribahasa, 落叶归根 : itulah seluruh pokok puisi He Zhizhang, di halaman kami Kembali ke Kampung Halaman - He Zhizhang.
Masih ada satu kalimat Konfusius yang terus dikutip orang Tiongkok, dan yang menutup contoh-contoh kami: 名不正则言不顺. Di halaman kami Bab 13 dari Analekta Konfusius, Couvreur menerjemahkannya begini: “jika nama tidak sesuai dengan bendanya, bahasa menjadi kacau”. Zilu baru saja bertanya kepada Sang Guru, dari mana ia akan memulai seandainya memerintah. Jawabannya: dengan mengembalikan kepada setiap hal namanya yang benar. Zilu menganggapnya terlalu teoretis (kita bisa memahaminya). Namun gagasan ini melintasi dua ribu tahun pemikiran politik: pangeran yang tidak bertindak sebagai pangeran tak lagi layak menyandang nama itu. Gagasan ini bertahan dalam chengyu 名正言顺 , “nama benar, kata mengalir” ⟶ sah, sesuai aturan.
Suku-suku bangsa di Tiongkok dan bahasa-bahasa dunia akan mendapat halaman tersendiri.
Klik huruf mana saja di halaman ini: urutan penulisannya akan muncul goresan demi goresan, dengan panah yang menunjukkan arah tarikan.
Cara memakai halaman ini: setiap kata membawa tingkatnya. ① yang pokok, ② yang umum, ③ yang rinci. Mulailah dari ①: dengan itu saja Anda sudah bisa memperkenalkan diri dan menyebutkan dari mana Anda berasal. Tombol ▶ memberikan pelafalannya, dan klik pada sebuah huruf membuka urutan goresannya.
Nama keluarga dan nama depan
nama; nama depan
marga, nama keluarga; bermarga
bernama
marga dan nama depan (di formulir)
nama lengkap
nama resmi (lawan nama kecil); nama Anda (sopan)
menandatangani; tanda tangan
daftar nama
mengabsen; menyebut nama secara langsung
“tidak ada yang mulia” (jawaban rendah hati untuk 贵姓: marga saya hanya…)
nama Anda yang terhormat (sangat sopan)
kewajiban mendaftar dengan nama asli
anonim; anonimitas
Marga
Wang (marga paling umum; harfiah: “raja”)
Li (harfiah: “pohon prem”)
Zhang
“Wang tua” (untuk pria setengah baya, dengan akrab)
“Li kecil” (untuk orang yang lebih muda)
Liu
Chen
nama marga, nama keluarga
bermarga sama
“Seratus Marga” (judul buku)
marga dua huruf
marga yang sangat umum
Ouyang (marga dua huruf)
Sima (marga dua huruf)
Zhuge (marga dua huruf)
Memberi nama
nama Mandarin
nama Inggris
memberi nama, memilih nama depan
menamai
berganti nama
disebut, bernama (untuk benda)
bernama sama dengan orang lain
bernama dan bermarga persis sama
nama depan satu huruf
huruf generasi (dipakai bersama oleh saudara dan sepupu segenerasi)
makna tersirat, makna simbolis
tabu nama (tidak menulis nama kaisar atau orang yang lebih tua)
menamai, memberi nama (secara resmi)
memberikan nama (pada kompetisi atau acara yang disponsori)
Nama kecil, julukan, dan nama samaran
nama kecil (nama masa kanak-kanak)
julukan
nama panggilan sayang; nama pengguna
nama samaran di internet
nama pena
nama panggung
nama asli
“nama susu” (nama panggilan bayi)
julukan ejekan
nama pergaulan (nama dewasa kaum terpelajar zaman dulu)
nama sastra (nama samaran yang dipilih sendiri)
nama era (masa pemerintahan kaisar)
nama religius (seorang biksu)
Negara dan benua
negara
Tiongkok (harfiah: “negeri tengah”)
Prancis
Amerika Serikat
Britania Raya, Inggris
Jerman
Jepang (harfiah: “asal matahari”)
Korea Selatan
Italia
Spanyol
Rusia
Kanada
dunia
Australia
India
Brasil
Swiss
Belgia
Thailand
Vietnam
Asia
Eropa
Afrika
Amerika (benua)
Oseania
Kewarganegaraan dan asal-usul
orang Tiongkok
orang Prancis
luar negeri (negara asing)
orang asing
orang mana (asal daerah)
berasal dari, datang dari
kampung halaman
kewarganegaraan
tempat lahir
orang setempat, penduduk asli daerah
pendatang dari daerah lain (di Tiongkok)
orang Tionghoa dalam arti luas (di Tiongkok maupun di luar)
tanah kelahiran (sastra)
Tionghoa perantauan (berkewarganegaraan Tiongkok)
berkewarganegaraan asing
daerah asal (keluarga pihak ayah)
tanah leluhur
keturunan Tionghoa (berkewarganegaraan lain)
kewarganegaraan ganda
lulusan luar negeri yang pulang (harfiah: “pulang dari laut”, sebunyi dengan 海龟, penyu)
anak berdarah campuran, anak blasteran
Nama dan asal-usul dalam ungkapan dan peribahasa
si Fulan dan si Anu; siapa saja
reputasi yang layak
sesuai dengan namanya
termasyhur, sangat terkenal
sah, sesuai aturan (harfiah: “nama benar, kata mengalir”)
hidup dengan nama palsu; menghilang dari keramaian
saya tidak menyembunyikan apa pun (harfiah: “berjalan tak ganti nama, duduk tak ganti marga”)
ketenaran mengundang masalah (harfiah: “manusia takut terkenal seperti babi takut gemuk”)
angsa meninggalkan suaranya, manusia meninggalkan namanya (mirip “harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama”)
pulang menghabiskan hari tua di kampung halaman (harfiah: “daun gugur kembali ke akar”)
meninggalkan kampung halaman (harfiah: “memunggungi sumur”)
bertemu kawan lama di rantau
Nama dan negara dalam kata sehari-hari
terkenal, dikenal
ternama, masyhur
menjadi terkenal; dikenal orang
orang terkenal, tokoh
merek ternama
peringkat; menempati peringkat
mendaftar
tak masuk akal, tidak jelas juntrungannya
internasional
jumlah tempat (yang tersedia), kuota
pakar Tiongkok, orang yang sangat paham Tiongkok
tergila-gila pada segala yang datang dari luar negeri
Contoh kalimat
Siapa namamu? Namaku Li Ming.
Kamu warga negara mana? Aku orang Prancis.
Marganya Wang, dan semua orang memanggilnya “Wang Tua”.
Kamu punya nama Mandarin?
Saya datang dari Kanada.
Saya sudah pernah ke Jepang dan Korea, tapi belum pernah ke Amerika Serikat.
Di kota ini banyak orang asing.
Kamu orang mana? Aku orang Shanghai.
Silakan tuliskan nama lengkap dan kewarganegaraan Anda di sini.
Pada nama orang Tiongkok, marga ditulis sebelum nama depan.
Waktu kecil, ia dijuluki “si Gendut Kecil”.
Guru sayalah yang memberi saya nama Mandarin.
Di Tiongkok, perempuan biasanya tidak berganti marga ketika menikah.
Di kelas kami ada dua murid yang nama dan marganya persis sama.
Lu Xun adalah nama pena: nama aslinya Zhou Shuren.
Keluarga saya berasal dari Sichuan, tetapi saya sendiri besar di Beijing.
Halo semuanya, nama saya Marie dan saya berasal dari Swiss.
Restoran ini sangat terkenal: orang dari daerah lain sengaja datang untuk makan di sini.
Ia keturunan Tionghoa, tetapi tidak bisa berbahasa Mandarin sepatah kata pun.
Orang zaman dulu, selain nama depan, juga punya nama pergaulan dan nama sastra.
Li Bai, nama pergaulan Taibai, nama sastra “Pertapa Teratai Biru”.
Saya tidak menyembunyikan apa pun: Wang Daming, itulah saya!
Ia tinggal empat puluh tahun di luar negeri; di hari tuanya ia ingin pulang menghabiskan sisa hidup di kampung halaman.
Pergi semasa muda, pulang setelah tua; logat kampung tak berubah, tetapi rambut di pelipis telah memutih.
Jika nama tidak sesuai dengan bendanya, bahasa menjadi kacau; jika bahasa kacau, segala urusan tidak akan terlaksana.


