Ode kepada Angsa - Luo Binwang

骆宾王 Luò Bīnwáng

五言古诗 Wǔyán gǔshī

Penjelasan Karakter

Klik pada satu karakter dalam puisi untuk melihat penjelasannya di sini.

angsa é

"angsa". Puisi ini dimulai dengan panggilan anak yang berulang: "Angsa!".

angsa é

"angsa". Pengulangan tiga kali meniru teriakan dan kekaguman seorang anak.

angsa é

"angsa". Angsa,angsa,angsa: tiga kali, seperti memanggil binatang tersebut.

"melengkung, bengkok". 曲项 "leher yang melengkung".

xiàng

"tengkuk, leher". 曲项 "leher yang bengkok".

xiàng

"ke arah, menuju". 向天 "menuju langit".

tiān

"langit". 向天歌 "menyanyi ke arah langit".

"bernyanyi, nyanyian". 向天歌 "melantunkan nyanyian ke arah langit".

bái

"putih". 白毛 "bulu yang putih".

máo

"bulu, rambut". 白毛 "bulu yang putih".

"mengapung". 浮绿水 "mengapung di air hijau".

绿

"hijau". 绿水 "air hijau".

shuǐ

"air". 绿水 "air yang hijau".

hóng

"merah". 红掌 "telapak kaki yang merah".

zhǎng

"telapak tangan; kaki berselaput". 红掌 "kaki berselaput yang merah".

"membelah, mendorong (air)". 拨清波 "membelah gelombang jernih".

qīng

"jernih, bersih". 清波 "gelombang jernih".

"ombak, gelombang". 清波 "ombak yang jernih".

Terjemahan Harfiah

Angsa,angsa,angsa!
Leher melengkung, ke langit ia bernyanyi.
Bulu putih mengapung di air hijau,
Telapak merah membelah gelombang jernih.

Konteks Sejarah dan Biografi

骆宾王 (Luò Bīnwáng, ~640–684) adalah salah satu dari "Empat Orang Terkemuka" awal Dinasti Tang. Tradisi mengatakan bahwa ia menulis puisi ini pada usia tujuh tahun.

Puisi ini, 咏鹅 (Yǒng é), "Ode untuk Angsa", adalah puisi pertama yang dipelajari oleh tak terhitung anak-anak Tiongkok: sederhana, penuh warna, dan musikal.

Analisis Sastra

Struktur dan Bentuk

Puisi pendek dengan bentuk kuno (古诗). Ia dibuka dengan seruan yang diulang — 鹅,鹅,鹅 — lalu menyusun tiga gambaran yang semakin detail tentang binatang tersebut.

Imagery dan Simbolisme

Kontras warna (bulu putih, air hijau, telapak merah) membentuk lukisan yang hidup dan ceria, setinggi pandangan seorang anak.

Gerak dan Gestur

Dari leher yang terentang "bernyanyi" hingga telapak yang "membelah ombak", puisi ini menangkap angsa dalam gerak, penuh kehidupan.

Bahasa dan Nada

Bahasa yang sangat sederhana dan bersuara; nada yang digunakan adalah kekaguman spontan, ideal untuk pembelajaran dan penghafalan.

Tema Utama

Pandangan Anak-Anak

Puisi ini menyampaikan kekaguman yang polos dan gembira terhadap binatang yang akrab.

Warna dan Gerak

Putih, hijau, merah, dan permainan air menjadikan teks pendek ini sebagai lukisan kecil yang hidup.

Kesederhanaan Musikal

Suara dan kejernihannya menjadikan puisi ini sebagai puisi pengantar yang sempurna.