Ujian disebut 考试 : 考 “memeriksa, menguji” dan 试 “mencoba, mengujicobakan”. Namun 考 punya riwayat yang aneh. Dalam prasasti kuno, ia nyaris tak bisa dibedakan dari 老: seorang tua yang bertumpu pada tongkatnya. Mula-mula ia berarti usia lanjut, lalu ayah yang telah wafat (orang masih membaca 先考 pada papan arwah leluhur), dan baru sesudah itu ujian. Bagaimana dari yang satu sampai ke yang lain? Saya tidak yakin, dan penjelasan yang pernah saya baca terasa sedikit terlalu gampang. Halaman ini adalah lanjutan dari Sekolah dan kelas.
高考 adalah singkatan dari nama yang jauh lebih panjang, “ujian masuk lembaga pendidikan tinggi”. Ujian ini diadakan setiap tahun mulai 7 Juni, dan kini diikuti lebih dari tiga belas juta peserta. Pada hari-hari itu, kota-kota menahan napas: proyek bangunan dihentikan, klakson dilarang di dekat 考场 (tempat ujian), taksi gratis untuk 考生 (peserta ujian) yang terlambat (setidaknya begitulah yang diperlihatkan pers Tiongkok setiap tahun). Di depan pagar, para orang tua 陪考 , yang mengantar anaknya, menunggu; lihat kalimat 23.
Orang bilang gaokao itu 千军万马过独木桥 , “seribu pasukan dan sepuluh ribu kuda menyeberangi jembatan sebatang kayu”, dan bahwa ia 一考定终身 , satu ujian menentukan seluruh hidup. Setelah hasilnya keluar, orang mengisi 志愿 , pilihan-pilihannya, dan setiap universitas menetapkan 分数线 (nilai ambang) per provinsi. Perhatikan: dengan nilai yang sama, peserta dari Beijing lebih mudah masuk universitas ternama daripada peserta dari Henan. Ini topik yang sangat peka di Tiongkok. Yang gagal bisa 复读 , mengulang setahun kelas XII, dan yang meraih peringkat pertama di provinsinya menjadi 高考状元 . Sejak beberapa tahun kementerian melarang hal ini dipublikasikan; tanpa banyak hasil, menurut saya.
Pemujaan ujian ini sudah berumur lebih dari tiga belas abad. 科举 , 科 “kategori, mata pelajaran” dan 举 “mengangkat, merekomendasikan” ⟶ perekrutan menurut mata pelajaran, menyeleksi para pejabat kekaisaran sejak dinasti Sui sampai tahun 1905. 秀才 , “bakat yang berbunga”, menempuh ujian distrik; 举人 , “orang yang direkomendasikan”, ujian provinsi; 进士 , “sarjana yang maju”, ujian di ibu kota. Peraih peringkat pertama dalam ujian istana, di hadapan kaisar, adalah 状元 . Penyair Meng Jiao baru lulus 进士 pada usia empat puluh enam tahun, setelah dua kali gagal: kita paham mengapa kudanya berlari kencang di kalimat 24.
Ujiannya mewajibkan 八股文 , “tulisan berkaki delapan”, sebuah esai dengan susunan yang baku. Sekarang kata ini menyebut semua tulisan yang kosong dan klise (masih banyak kita baca, dan bukan hanya di Tiongkok). Gagal berarti 落榜 , “jatuh dari daftar”. Atau 名落孙山 : seorang bernama Sun Shan, yang lulus di urutan terakhir, ditanya apakah anak tetangganya lulus; konon ia menjawab bahwa daftar itu berakhir pada Sun Shan, dan si anak ada di baliknya. Lulus adalah 金榜题名, yang sudah ada di halaman Upacara dan lambang keberuntungan.
Untuk sampai ke sana, orang belajar 十年寒窗 , “sepuluh tahun di jendela yang dingin”, dan yang paling gigih 悬梁刺股 : yang satu mengikat rambutnya ke balok atap agar tidak tertidur, yang lain menusuk pahanya dengan penusuk. Hadiahnya adalah 鲤鱼跳龙门 , ikan mas yang melompati Gerbang Naga di Sungai Kuning lalu menjadi naga. Anak petani bisa menjadi menteri; jarang, tetapi mungkin. Dari situlah larik para murid zaman Song: 万般皆下品,唯有读书高. Perdebatan masa kini antara 应试教育 dan 素质教育 berakar jauh ke belakang.
大学 , “pelajaran besar”, adalah universitas. Jenjang pertamanya adalah 本科 , “mata pelajaran dasar”, selama empat tahun. Sesudah itu, 研究生 , “mahasiswa yang meneliti”, menempuh 硕士 , “sarjana yang unggul”, atau 博士 , “sarjana yang luas”. Akan tetapi, 博士 bukan gelar modern: pada zaman Han, itu sebutan para guru di Akademi Kekaisaran. Dan dalam novel-novel lama, 茶博士, “doktor teh”, hanyalah pelayan kedai teh. Lagi-lagi soal kebiasaan.
Kehidupan mahasiswa dimulai dengan dua atau tiga minggu 军训 , latihan militer bagi mahasiswa baru, berseragam loreng di bawah matahari September. Satu kamar dihuni empat atau enam orang, dan yang datang pertama mengambil 上铺 (ranjang atas) atau membiarkannya, tergantung orangnya. Kakak tingkat dipanggil 学长 dan 学姐 , adik tingkat 学弟 dan 学妹 , persis seperti dalam keluarga. Dan menjelang ujian, orang melakukan 占座 : sebuah buku diletakkan di kursi ruang belajar, dan tempat itu sudah dipesan untuk seharian.
Setelah lulus, banyak yang mencoba 考研 , ujian masuk program magister, atau 考公 , tes calon pegawai negeri, dan itu banyak bercerita tentang pasar kerja anak muda (soal mencari kerja ada di halaman Melamar kerja dan kehidupan kantor). Sementara itu, mungkin orang pernah 挂科 , “menggantung mata kuliah” ⟶ gagal, dan banyak melakukan 刷题 , mengerjakan soal tanpa henti seperti menggulir layar ponsel, 刷手机. Jangan lupa pula, pada malam sebelumnya, 临时抱佛脚 dari kalimat 18.
Kalimat terakhir berasal dari Analekta (Bab 19 dari Perbincangan Konfusius), dan yang berbicara bukan Konfusius, melainkan muridnya, Zixia. Kalimat ini hampir selalu dikutip separuh, 学而优则仕, dan dipahami sebagai “yang unggul dalam belajar menjadi pejabat”. Padahal 优 di sini tidak berarti “unggul”: artinya “berlebih, masih punya sisa tenaga”, dan begitulah Couvreur menerjemahkannya. Zixia hanya berkata bahwa satu tugas harus diselesaikan sebelum mengambil tugas lain. Salah tafsirnya justru yang menanjak kariernya.
Klik huruf mana saja di halaman ini: urutan penulisannya akan muncul goresan demi goresan, dengan panah yang menunjukkan arah tarikan.
Cara memakai halaman ini: setiap kata membawa tingkatnya. ① yang pokok, ② yang umum, ③ yang rinci. Mulailah dari ①: dengan itu saja Anda sudah bisa membicarakan ujian, nilai Anda, atau studi Anda. Tombol ▶ memberikan pelafalannya, dan klik pada sebuah huruf membuka urutan goresannya.
Ujian
ujian; menempuh ujian
ujian akhir semester
ujian tengah semester
lembar jawaban; soal ujian
pertanyaan ujian
menyontek
kuis, ulangan harian
ujian masuk SMA
ruang ujian, tempat ujian
soal pilihan ganda
ujian lisan
menyerahkan lembar jawaban
ujian perbaikan, ujian susulan
soal isian
ujian percobaan, try out
mengawasi ujian; pengawas ujian
kartu peserta ujian, “surat yang mengizinkan ikut ujian”
menebak soal (sebelum ujian)
ujian buku terbuka, “buku dibuka”
Nilai dan peringkat
hasil, nilai
nilai sempurna
lulus, mencapai nilai cukup
tidak lulus, nilai di bawah batas
juara pertama, peringkat satu
sangat baik; predikat “sangat baik”
diterima (lewat ujian)
rapor, transkrip nilai
menilai, memberi nilai
mengerjakan soal tanpa henti, “menyikat soal”
nilai rata-rata
gagal total dalam ujian
peringkat (dalam urutan)
juru kunci, “nomor satu dihitung dari belakang”
murid bodoh, “ampas pelajaran”
pendidikan yang berorientasi ujian
pendidikan yang mengembangkan kemampuan
Gaokao
peserta ujian
kelas XII, “tahun ketiga SMA”
menerima (calon siswa); penerimaan
jurusan IPS, jurusan sastra
jurusan IPA
pilihan (jurusan atau kampus)
mengisi pilihan
mengulang kelas XII untuk mengikuti gaokao lagi
surat penerimaan
nilai ambang penerimaan
diterima tanpa tes, lewat rekomendasi
poin tambahan
mengantar peserta ujian
peraih nilai tertinggi gaokao (di sebuah provinsi)
Ujian kekaisaran
ujian kekaisaran
xiucai (gelar pertama); kaum terpelajar
juren (gelar provinsi)
jinshi (gelar ibu kota)
ujian istana
zhuangyuan, peraih peringkat pertama ujian istana; juara
esai delapan bagian; (kiasan) tulisan klise
gagal, “jatuh dari daftar”
Universitas
universitas
mahasiswa
kuliah, masuk perguruan tinggi
mahasiswa pascasarjana (S2 atau S3)
gelar magister; magister
gelar doktor; doktor
belajar di luar negeri
mahasiswa asing
fakultas; institut
program sarjana (S1 empat tahun)
universitas ternama
Universitas Peking (singkatan)
SKS, satuan kredit
mata kuliah wajib
mata kuliah pilihan
kuliah umum, ceramah
kelas daring
bahan ajar, buku pegangan
Gelar dan studi lanjutan
lulus, menamatkan studi
lulusan baru
ijazah
gelar akademik
almamater, “sekolah ibu”
alumni, bekas murid sekolah yang sama
ikut ujian masuk program magister
gagal satu mata kuliah, “menggantung mata kuliah”
sidang skripsi atau tesis
ikut tes calon pegawai negeri
musim kelulusan (Juni)
gelar sarjana; sarjana
skripsi
Kehidupan mahasiswa
mahasiswa baru, murid baru
beasiswa
kartu mahasiswa
bolos kuliah
biaya kuliah, uang sekolah
uang saku bulanan (kiriman orang tua)
klub, unit kegiatan mahasiswa
kakak tingkat (laki-laki)
kakak tingkat (perempuan)
latihan militer (mahasiswa baru)
mengamankan tempat duduk (di ruang belajar)
badan eksekutif mahasiswa
ruang belajar
adik tingkat (laki-laki)
adik tingkat (perempuan)
ranjang atas (di asrama)
pinjaman pendidikan
Ujian dalam ungkapan
belajar sistem kebut semalam, “memeluk kaki Buddha pada saat itu juga”
gagal ujian, “namanya jatuh di belakang Sun Shan”
bertahun-tahun belajar dengan tekun, “sepuluh tahun di jendela dingin”
belajar mati-matian, “menggantung rambut ke balok, menusuk paha”
satu ujian menentukan seluruh hidup
segelintir kursi diperebutkan orang banyak, “seribu pasukan di jembatan sebatang kayu”
sukses dan naik derajat, “ikan mas melompati Gerbang Naga”
meraih juara pertama, “sendirian menduduki kepala kura-kura raksasa”
“segala yang lain hina, hanya belajar yang mulia”
benar pun percuma di hadapan kekuatan, “terpelajar bertemu prajurit”
Ujian dalam kata sehari-hari
ujian hidup, cobaan; menguji
menguji, mengetes; tes
ilmu, pengetahuan luas
akademik, dunia akademik
meninjau di lapangan, menginspeksi
masuk daftar, masuk peringkat
lembar jawaban yang diserahkan; (kiasan) hasil sebuah tugas
apik, cermat; menelaah sampai tuntas
omongan basi, “kata-kata biasa sang terpelajar tua”
Contoh kalimat
Minggu depan ada ujian akhir semester.
Bagaimana ujianmu tadi?
Aku dapat nilai sempurna di matematika!
Nilainya selalu sangat bagus.
Kakak perempuan saya mahasiswi.
Kapan kamu lulus?
Selama ujian, Anda tidak boleh membuka buku.
Dia diterima di Universitas Peking.
Dia ketahuan menyontek oleh guru.
Murid-murid kelas XII belajar sampai larut malam setiap hari.
Saat mengisi pilihan, para orang tua malah lebih tegang daripada anak-anaknya.
Saya ingin belajar di luar negeri.
Kamu jurusan IPS atau IPA?
Dia mendapat beasiswa, jadi tidak perlu membayar biaya kuliah lagi.
Tahun depan dia ikut ujian masuk program magister.
Kami berempat di kamar, dan aku tidur di ranjang atas.
Aku gagal di mata kuliah ini, semester depan harus ikut ujian perbaikan.
Tak pernah membakar dupa, lalu pada saat terakhir memeluk kaki Buddha. (pepatah)
Tahun ini nilai ambangnya sepuluh poin lebih tinggi daripada tahun lalu.
Dia gagal di gaokao dan memutuskan mengulang setahun kelas XII.
Dulu, kaum terpelajar menghabiskan hidupnya untuk mempersiapkan ujian kekaisaran.
Bulan depan saya sidang skripsi.
Selama dua hari gaokao, para orang tua yang mengantar anaknya berdesakan di depan tempat ujian.
Mabuk angin musim semi, kudaku melaju; dalam sehari kulihat semua bunga Chang’an. (Meng Jiao)
Yang memegang jabatan hendaknya lebih dulu menunaikan tugas jabatannya; lalu, bila masih punya waktu dan sisa tenaga, ia belajar. Yang belajar hendaknya lebih dulu belajar dengan sempurna; lalu, bila tenaganya memungkinkan, ia memegang jabatan. (Zixia, Analekta, XIX.13)


